Kemana Aku Harus Berpulang? | Puisi Broken Home
By: Kim Timme
Rumah adalah tempat ternyaman menyandarkan semua beban, meluapkan keluh kesah, meneguk manisnya kasih sayang
Rumah adalah tempat berpulang ternyaman yang tiada duanya
Rumah yang menyuguhkan manisnya canda tawa yang diaduk dengan kopi susu
Rumah yang menyuguhkan renyahnya sapaan hangat dalam sepiring nasi berlaukkan ikan asin
Segelap-gelapnya rumah, tetaplah rumah yang ia punya sebagai ruangan bercahaya yang sangat dibutuhkan anak di dunia ini
Seburuk-buruknya rumah, tetaplah rumah ruangan yang ia punya sebagai tempat melindungi hati dari panas dinginnya cuaca kehidupan
Kini rumahku telah roboh
Dirobohkan oleh kebengisan tanpa tersisa rasa cinta
Dirobohkan oleh keegoisan yang mengalahkan rasa kasih sayang
Semuanya benar-benar ambruk
Tiada tersisa untukku tempat berlindung ketika mendung memberikan isyarat jika hujan hendak turun
Tiada tersisa untukku selimut bahagia yang menghangatkan sukma
Sejauh-jauhnya kaki melangkah, rumah adalah tempat setiaku berpulang
Setinggi-tingginya terbang bersama mimpi, rumahlah tempatku mendarat
Namun, kini langkahku terhenti di trotoar kekecewaan
Tak ada lagi pertanyaan berulang-ulang, "Kapan pulang nak?"
Karena kini aku tak lagi mempunyai rumah tempat berpulang
Melepas rindu di akhir pekan dan lebaran
Hati, tolong jangan kau sebut-sebut lagi, "Aku rindu pulang"
Padang, 28 November 2020



aSSalamu'3alaikum.. Mantap bu guru..
ReplyDelete