Bagaimana Baiknya?

By: Kim Timme

pinterest.com

Pada akhirnya ada yang tidak menetap atau menjadikanmu hanya sebagai barang kenangan yang hangat-hangatnya hanya ketika baru berada dalam genggaman
Jangan terlalu berharap kau dijadikan haluan pada jalan yang ia tuju
Banyak pulau yang bisa ia lalui dan ia bisa saja mendayungkan sampan kemana ia mau bukan kemana yang kamu mau

Kau tahu gimana barang kenangan diperlakukan?
Hanya terlihat indah seketika, lalu dipajang dan besok-besok bisa saja dilupa
Kau tak menyadari dirimu dilupakan begitu saja
Menoreskan luka, pedih, dan lebih nyeri dari tusukan duri bunga mawar di sudut kamar

Bagaimana baiknya?
Ketika kau tahu dirimu tak di hargai, diam-diam kau bukan lagi menjadi yang satu ia tuju luka itu begitu lebam membiru
Kini waktu ia juga diam-diam pergi, tanpa kau sadari kau telah didiamkan tanpa penjelasan tanpa kata pergi karena namamu telah kusam dan tak lagi dijadikan tujuan
Rasamu masih utuh ketika didiamkan dan ketika ia pergi dengan pilihan yang kau tak tahu itu kabar
Sekarang diammu dan diamnya benar-benar utuh, meripuh, hingga terdiam atas apa kesalahan yang pernah kau lakukan

B.Kam, 23 Agustus 20120
______________

Jadi, bagaimana baiknya?

#puisi #poem #quotes #sajak #kimtimme

Comments

Post a Comment

Popular Posts