Kisah Seorang Pemuda yang Tak akan Menikah sebelum Bertanya kepada 100 Orang tentang Wanita


BAB: PENASARAN

Part IV

pinterest.com


Kisah, Sulitnya Mencari Wanita

Pilihlah wanita yang berguna untukmu. Tinggalkan dia yang menyengsarakanmu. Dan lupakan dia yang tidak berguna dan tidak menyengsarakanmu.            

Dalam bukunya 7 Keajaiban Wanita, Ummu Aulia menuliskan tentang seorang lelaki yang menginginkan menikah, tetapi mempunyai ketakutan yang luar biasa. Ketakutan itu semakin bertambah seiring dengan menonton infotaiment dan mendengar informasi yang memberikan banyaknya artis kawin-cerai. Ada yang bulan Haji kawin, bulan Maulid cerai. Ada yang bulan Januari kawin dan punya anak, tahu-tahu mendadak cerai. Sampai akhirnya dia berkesimpulan lebih baik tidak menikah. Tetapi nalurinya tidak bisa dibohongi. Dia menurunkan kadar ketakutannya, yaitu dengan menanyakan kepada orang lain. Dalam hati dia bersumpah: “Demi Allah aku tidak akan menikah sebelum aku bertanya kepada 100 orang.”

Sembilan puluh sembilan orang sudah ditanya tentang pernikahan dan wanita yang paling ideal. Dari jumlah tersebut berarti tinggal mencari satu orang lagi untuk ditanya. Pagi-pagi dia harus keluar mencari orang untuk ditanya tentang wanita. Dan alhamdulillah bertemulah dia dengan seseorang di jalan. Orang ini tampaknya gila, tetapi sesungguhnya dia adalah orang alim.


Pak, saya mau tanya, mohon kiranya di-jawab!” kata anak itu memulai percakapannya.

Orang  gila: “Bertanyalah! Tetapi Anda jangan menanyakan selain yang sudah disampaikan kepada Anda.”

Laki-laki: “Aku adalah seorang pemuda. Aku punya pemikiran kalau menikahi wanita itu sama dengan mendapatkan musiba besar. Dan aku berjanji tidak akan menikah sebelum bertanya kepada 100 orang, dan Anda adalah orang yang ke-100. Apa pendapat Anda tentang wanita?

Orang gila menjawab: “Ketahuilah, bahwa wanita itu ada 3 macam. Pertama, wanita yang berguna untuk Anda. Kedua, wanita yang menyengsarakan Anda. Ketiga, wanita yang tidak berguna bagi Anda dan tidak menyengsarakan Anda. Adapun wanita pertama, yang berguna bagi Anda, adalah wanita yang masih perawan dan cantik, yang belum dikenal oleh laki-laki lain sebelum anda. Jika melihat kebaikan pada diri Anda, dia akan bersyukur, jika dia melihat keburukan pada Anda dia akan menutupinya. Wanita kedua, yang menyesengsarakan Anda, adalah wanita yang sudah punya anak dari laki-laki lain, dia merampas harta Anda dan menyerahkan anaknya pada Anda, dia tidak berterimakasih kepada Anda sekalipun Anda perlakukan dengan baik. Wanita yang ketiga, yang tidak berguna bagi Anda dan tidak menyengsarakan Anda, adalalah wanita yang sudah pernah menikah dengan laki-laki lain. Jika melihat kebaikan Anda, dia akan berkata: Inilah yang aku cintai, jika dia melihat keburukan Anda, dia akan kembali kepada suaminya yang pertama. Inilah keadaan wanita, aku sudah jelaskan kepada Anda! Jika Anda berminat, ambil mana yang paling baik buat Anda!


Laki-laki: “Subhanallah! Okelah kalau begitu, siapa Anda?

Orang gila: “Bukankah aku sudah memberikan syarat, kalau Anda tidak boleh menanyakan selain yang Anda inginkan?

Di lain ceritapun, seorang filosof yaitu Socrates menasehati muridnya (yang takut menikah karena melihat kesengsaraan rumah tangga sang guru) untuk menikah. Socrates berkata, “Dalam kondisi apapun, engkau tetap harus manikah. Jika engkau mendapatkan istri yang baik, engkau akan berbahagia. Jika engkau mendapatkan istri yang menjengkelkan, engkau akan menjadi orang yang bijaksana. Singkatnya keduanya menguntungkanmu.”

Dikejar atau tidak dikejar, itu tetap cinta
Dan tulang rusuk tak akan pernah bertukar
Tak akan pernah hilang
Tak akan pernah dicuri
Tak akan pernah tersesat
Karena cinta tahu dimana tempat pelabuhan terakhirnya

(Kim Timme)



Comments