INDAHNYA BERBAGI: Menunggu Tanpa Mengejar

Amazing

Sunday, 28 February 2016

Menunggu Tanpa Mengejar

 

                                                         Menunggu Tanpa Mengejar
                                                                    Oleh: Fatimah

Hatiku masih terjaga
Suci bak embun pagi
Tanpa ternodai goresan luka
Kau tahu kenapa?
Karena aku tidak pernah membuka gerbang
Gerbang kepahitan untuk siapa pun
Diiringi serakan tangis yang menyedu-nyedu
Tetesan air mata berlinang darah
Sakit disayat sembilu
Lemah tidak berdaya
Tatapan kosong tanpa tujuan
Aku tidak mau itu
Biarlah aku setia menunggumu
Walau aku tidak tahu dimana dirimu
Siapa namamu
Yang aku lakukan disini hanyalah untuk menjaga hatiku
Dan hatimu
Biar kelak kamu tidak terluka
Aku disini ingin menyambutmu dengan senyum
Melihat wajah yang meneduhkan jiwa yang belum pernah disakiti
Mendengar rayuanmu yang syahdu
Membalas senyumanmu yang menawan
Diiringi tatapan yang lembut
Jiwa dan ragaku akan selalu setia menunggu
dan merindukan kedatanganmu
Diiringi do'a dan harapan dariNya
 

Batu Kambing, 28 Februari 2016