INDAHNYA BERBAGI: Paras Nan Elok

Amazing

Thursday, 10 July 2014

Paras Nan Elok

PARAS NAN ELOK

      


      Ba kato papatah minang (Sebagaiana Pepatah Minang mengatakan) , “Mato condoang ka nan rancak (Mata lebih suka melihat yang indah,elok, cantik).” Ya,,, memang bagitulah manusia itu, hal itu tak bisa di pungkuri. Masalah mato condoang ka nan rancak, memang semua manusia begitu takjub untuk melihat hal-hal yang indah. Begitu sempurnanya Tuhan menciptakan seluruh isi bumi ini. Ketika kita melihat keindahan alam maka sebutlah nama Tuhan, Ketika kita melihat eloknya paras seseorang maka pujilah Tuhan. Karena semua itu tak akan ada jika Tuhan tak ada dan semua itu tak akan ada jika Tuhan tak menghendaki. Sebagaimana salah satu tokoh tasawuf falsafi yaitu Ibn Sab’in menyatakan bahwa semua yg ada merupakan wujud Tuhan itu sendiri. Jika di hubungkan demikian  kita ini tak ada apa-apanya di hadapan Tuhan jika wujud dari Tuhan itu tak kita gunakan sebaik-baiknya untuk beramal dan menjalankan perintah Tuhan.
       Kembali kita pada topik awal tadi masalah mato condoang ka nan rancak. Jika kita lihat sekarang ini orang banyak melihat bahwa cukup dia terpana dengan kecantikan atau ketampanan  saja. Sampai-sampai jika memilih teman ke elokan di pandang dari wajah saja yang membuat dia mau bersahabat. Hal itu sangatlah salah besar. Rasulullah SAW saja menyarankan kepada kita bahwa,,, Jika hendak memilih teman maka pilihlah teman yang Baik budi pekertinya. Boleh kita memilih teman tapi teman yg bisa membawa kita kepada jalan yang benar. Seperti halnya, Jika kita berteman dengan  orang yang jual parfum, maka baunya pasti ada singgah kepada kita, demikian juga halnya jika kita berteman dengan orang yang pandai besi, maka bau besi itulah yang singgah kepada kita. Kata-kata ini mungkin sudah populer bagi kita semua.
     Dengan hal demikian kembali kita kepada diri sendiri lagi apakah kita berteman dengan orang yang jual parfum atau  berteman dengan orang pandai besi. Ayo silahkan mau pilih yang mana?.  Dan kita hubungkan lagi dengan paras yang elok tadi. Jika parasnya saja yang elok tapi perangainya membuat kita terjerumus hal itu sangatlah merugikan kita. Jika kita mau membantunya maka bantulah dia ke jalan yang benar, jangan sampai kita juga yang terbawa oleh harus yang di laluinya. Nanti Allah marah lho…

Bukankah begitu Teman???